• Home
  • Github
  • Medium
  • Youtube
  • Donate
instagram twitter facebook
Bunder Ontheway
  • Home
  • Story
    • Diary
    • My Story
    • 100 Hari Nulis
    • Cerpen (Soon)
  • Others
    • Youtube
    • Medium
    • Podcast
      • Podcast Hembus Resah
      • Podcast Setengah SKS
      • Podcast Sawo Mateng
    • Karya Karsa
  • Encyclopedia (Soon)
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Bisnis
    • Life Style
    • Fashion
  • Donate

Setiap melakukan hal yang pertama kali, orang biasanya norak, termasuk gua ketika pertama kali naik pesawat dibayarin (reimburse) sama kampus ketika masih kuliah. Sebelum naik pesawat pertama kali, tentunya ke bandara pertama kali. 

Awalnya, gua hanya ingin mengantarkan temen gua ke bandara untuk study (pertukaran pelajar) nya dia di belanda. Penerbangan internasional di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Pertama kali disana gua tentu saja norak karena disana bagus banget, dan gua inget pertama kali disana gua cuman bilang dalem hati "semoga nanti gua bisa kesini lagi, tapi bukan nganter, gua yang berangkat ke luar negri".


Somehow kesempatan untuk naik pesawat ke luar negri itu dateng sebelum umur 20 tahun, bagi gua yang belum pernah naik pesawat sama sekali dan langsung ke luar negri walau cuman malaysia negara tetangga tapi gua ngerasa bangga aja karena dibayarin sama kampus. Moment noraknya ketika pertama kali naik pesawat adalah gua dibikin takut temen satu tim lomba gua, katanya kalo naik pesawat itu kuping dan hidung akan sakit. Gua yang pertama kali parno nya setengah mati, nanyain terus sakit nya kaya gimana, beneran sesakit itu atau engga. Ternyata setelah naik pesawat, rasa sakit yang diceritain temen gua itu gaada, emang sengaja nakutin aja.


Gua juga parno ada cerita temen gua yang mau ke bandara tapi di tol ada kecelekaan dan jadi macet, akhirnya dia ketinggalan pesawat dan harus beli tiket lagi. Gua gamau itu kejadian dong, akhirnya tiba di bandara 4-5 jam lebih awal, seniat itu, flightnya masih malem tapi dari sore udah sampe di bandara. Padahal sebenernya ga perlu separno itu, cuman namanya masih pertama kali, tapi yang gua heran temen gua kan udah pernah naik pesawat ya, kenapa ga bilangin informasi itu ya daripada nunggu diem lama di bandara.


Lama nya nunggu pesawat waktu itu, membuat gua sadar kalo ternyata bandara itu tempat yang nyaman, mungkin karena waktu itu nunggu di terminal 3 yang flight internasional kali ya, gapaham juga gua bedanya apa sampe sekarang, karena itu cuman sekali dan pertama kali sih.


Penerbangan kedua naik pesawat, gua juga di bayarin sama tempat gua magang di sebuah startup waktu itu, penerbangan lokal dari Jakarta ke Surabaya, tapi gua berharap hidup dari bandara ke bandara sepertinya menyenangkan, walau sekarang gua masih belum punya kehidupan itu, tapi gua percaya suatu saat nanti mimpi itu akan terwujud, aamiin


0
Share
Setiap orang memiliki kisah perjalanan nya masing - masing, ada yang pendek ada yang panjang, bahkan ada juga yang sudah tidak berjalan atau jalan di tempat. Perjalanan yang gua lalui itu juga panjang, walau tidak semua waktu gua habis untuk hal yang positif dan bermanfaat. Ada kala nya gua cuman ambis menaikkan ranking dari sebuah game. Ada kala nya gua harus fokus sama karir dan hidup gua karena dompet udah mulai tipis.


Bunder Ontheway, dulu pas sekolah pernah di panggil bunder sama temen dan pingin bikin akun twitter karena penasaran sama apa itu mention. Lalu kenapa ontheway? karena bagian dari hidup adalah sebuah perjalanan, terdengar filosofi walau awalnya alasan nya juga bukan itu. Seiring perjalanan yang gua lewati gua bisa menemukan filosofi tersebut, tidak mudah, tidak sulit juga, namun bertemu di waktu yang pas aja.



Semua yang gua alami dan lewati itu tidak semudah kelihatan nya, tidak seseru cerita nya juga, tapi gua percaya selagi gua punya tujuan, gua masih punya perjalanan yang belum selesai. Mimpi gua daridulu sebenernya ingin sekali jadi penulis, walau sekarang pekerjaan gua juga nulis, walau nulis code (ngoding). 


Sampai di titik gua merasa kalau sebenernya gua pingin menjadi penulis novel atau novelis dari pada menjadi penulis code. Gua suka menulis karena ini sebagai media untuk menuangkan apa yang ada di kepala agar tidak berantakan. Kalo kalian membaca tulisan ini rasanya sangat berantakan, yah itu yang ada di pikiran gua ketika mencoba untuk menulis 100 hari tanpa konsep, dan semuanya serba instan sepulang kerja, dan gua udah merasa mengantuk tapi harus tetap menulis ini.


Padahal juga baru 4 episode yak, tapi kayak sudah lama. 


Anyway, setiap orang punya tujuan dan perjalanan nya masing - masing, jangan terlalu dibandingkan apa yang kalian lewati dengan apa yang dilewati orang lain. Kadang gua pingin menjadi sukses seperti role model gua, namun gua ternyata belum punya kemampuan untuk melakukan eksekusi dan perjuangan seperti itu. Ini merupakan salah satu media gua untuk latihan menulis dengan pressure (ekspektasi diri sendiri).


Kalo ada yang baca tolong komen pake anonim sebaiknya gua nulis apa dong, dah mulai butek nih bingung, atau kayanya gua harus bikin framework untuk menulis di minggu selanjutnya biar tidak hanya tulisan ngalor ngidul seperti ini.


Thanks yang udah baca, maap menghabiskan 3-5 menit waktu kalian WKWKWKWKWK.


0
Share
Kota Malang, terdengar menyedihkan secara makna bahasa, tapi merupakan salah satu kota ternyaman untuk bersantai. Hawanya sejuk, penduduknya ramah dan tidak menyebalkan, dan yang paling penting kota ini adalah tempat dimana gua pertama kali respawn (dilahirkan). 


Hampir 17 tahun, gua hidup di Kota Malang sampai akhirnya merantau ke kota lain yang vibesnya hampir mirip seperti kota ini. Memang menyenangkan sekali bisa hidup di kota ini, tapi justru itu yang membuat gua untuk pergi untk merantau ke kota lain. Takut terlalu nyaman, jujur itu yang gua takutkan kalo gua terlalu lama berada di Kota Malang. 


Kota Malang adalah kota yang wajib dikunjungi bagi para pecinta kuliner, karena menurut gua kulinernya banyak dan yang paling penting murah, ga kayak Jakarta lah pokoknya. Kalo di postingan sebelumnya gua bilang merasa lebih hidup di Jakarta daripada di Malang itu karena gua berpenghasilan di Jakarta, tapi kalo dengan penghasilan di Jakarta dan gua bisa tinggal di Malang kayanya itu akan jadi pilihan hidup yang menarik. 


Kota Malang juga terkenal dengan kota wisata, memang banyak sih destinasi wisata nya. Gua yang lahir di kota ini aja, belum ke semua destinasi wisata nya, apalagi alam nya. Kuliner di Kota Malang juga ga kalah enak, ini beberapa yang bisa kalian coba:

1. Rawon Pak Djenggot (Jl. Kawi) -> ini deket sama rumah nenek gua
2. Nasi Campur Kiroman (Jl. Yulius Usman) -> ini deket sama sekolah SD gua btw
3. Nasi Tempe Bacem (Sawojajar / perempatan deket stasiun kota baru)
4. Lontong Kupang (Jl. Raya Langsep)
5. Tahu Campur (gatau gua alamatnya dimana) -> tapi gua paham lokasinya kalo pas di Malang hehe


Blog pribadi gua udah kayak portal berita wisata wkwkwk, yaudahlah ya gapapa, namanya juga 100 hari nulis dengan wajib apapun yang kepikiran secara spontan. Anggap aja gua lagi latihan nulis SEO friendly, kepingin nulis teknikal (IT) cuman kayanya effortnya lebih besar untuk nulis rutin, tapi nanti kalo lagi ada waktunya di coba deh, sama kayanya gua mau coba nulis bahasa inggris di wiken.



Mau sejauh apapun kalian pergi untuk mencari uang, jangan pernah lupakan tempat kalian di lahirkan, tempat kalian dibesarkan, karena tempat itu adalah tempat yang pertama kali membentuk diri gua sampai sebesar ini secara satuan kilogram.



0
Share
Hidup di Jakarta bagi orang daerah seperti gua rasanya sudah seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Memang aneh bermimpi untuk hidup di kota yang keras, banyak kriminalitas, banyak orang susah, tapi di Jakarta bagi sebagian orang juga menjadi kota tempat mewujudkan harapan.


Core memori gua pas kecil itu membayangkan kota Jakarta adalah kota yang akan selalu hidup, kota yang akan selalu membuat para penduduknya untuk bertumbuh. Memori yang terbayangkan di memori gua karena mendengarkan cerita hidup di Jakarta dari Ibu. 




Ibu sering menceritakan bagaimana dulu dia kerja di Jakarta, sepulang kerja dia ikut kursus komputer pada saat itu era - era perpindahan dari boomer ke milenial (sepertinya). Hal lain nya adalah, ibu sering cerita kalo hampir setiap hari makan ayam Texas. Core memori gua juga inget kalo ayam Texas adalah ayam yang paling enak pada jaman nya. Gua semacam punya mimpi kalo gua kerja di Jakarta gua bisa makan ayam Texas setiap hari, karena di daerah gua tidak ada ayam Texas dan gua harus ke kota sebelah hanya untuk menikmati ayam goreng.


Setelah gua inget lucu juga ya, motivasi gua ingin hidup dan tinggal di Jakarta awalnya hanya demi makan ayam goreng yang tidak ada di kampung halaman, walaupun semakin dewasa alasan untuk ingin bekerja di Jakarta juga ikut berubah.


Jakarta adalah kota dengan penuh harapan, banyak perantau yang ke kota ini dengan harapan mereka bisa sukses demi keluarga di kampung halaman, salah satu nya adalah gua. Gua berharap benar - benar bisa sukses di Kota ini, terdengar penuh bualan memang, tapi gua percaya mimpi gua pelan - pelan akan terwujud. 

Pelan, namun pasti. Tidak secepat orang lain, tidak bisa dibandingkan juga dengan progress orang lain karena memiliki start yang berbeda. Tapi ketika pertama kali sampai di Jakarta untuk merantau, bekerja, dan mengadu nasib, gua merasa lebih hidup daripada gua berada di kampung halaman.


Gua juga merasa senang ketika beberapa kali tidak sengaja bertemu dengan teman SD atau bahkan SMP di Kota Jakarta, rasanya seperti bertemu dengan teman seperjuangan dari kampung halaman yang sama untuk bertahan hidup disini.


Semoga, nantinya banyak perantau di Kota Jakarta yang berhasil mewujudkan apa yang mereka inginkan, berhasil dengan hasil yang terbaik


0
Share
Wow, ada yang kotor tapi bukan iman. Ada yang berdebu tapi bukan kaki, ternyata blog nya udah lama ga ditulis hahaha.

Tapi seperti judulnya ini 1/100 yang ingin dicoba di sisa tahun ini untuk menulis selama setiap hari selama 100 hari, agak kurang yakin sama diri sendiri bisa mewujudkan konsistensi sepele ini, tapi mau tidak mau harus dicoba. 

Kenapa nyoba sekarang? Kan ini bisa di tahun depan, jadi nya ga genap di tahun ini.


Here's a thing, 
Kemarin sempet nemu tulisan di buku, isinya kurang lebih bilang kalo mau memulai sesuatu itu tidak harus di tahun baru. Tidak harus selalu mulai di hari senin walau hari ini senin. Tidak harus dimulai dari tanggal satu, karena itu cuman angka dan tanggal, semua itu harus dimulai dari diri sendiri.


So, here we go. Kantor Baru


Enggak, gua masih di perusahaan yang lama, perusahaan pertama gua setelah lulus kuliah, perusahaan yang membuat gua bertumbuh dan bisa mencapai beberapa goals gua, menikah salah satunya.

Cuman memang kantornya baru, sebelumnya gua ngantor 5 menit jaraknya kalo jalan kaki dari kantor yang baru, literally jalan.


Kalo kalian orang yang tinggal di Jakarta, khususnya di daerah Jakarta Barat harusnya ga asing sama foto ini dan kantor ini punya perusahaan apa.

Ada beberapa hal yang menurut gua termasuk ke dalam kategori culture shock mungkin ketika baru beberapa hari kerja di kantor baru. Salah satu nya gua baru tau kalo kerja di gedung itu lift nya antri. Menurut gua aneh aja, kalo kita mau kerja tapi antri, tapi mungkin itu filosofi nya sama kayak pengingat gua juga kalo "mau masuk kantor" itu harus antri.



Well, jujur gua suka sih sama vibes kantornya, sama ruangan yang di desain di lantai gua. Mungkin nanti akan gua bikin di tulisan selanjutnya detail ruangan yang menurut gua nyaman untuk gua kerja disitu. Salah satu yang bikin gua suka ada namanya fokus room, intinya kalo mau fokus dan gaada gangguan bisa kerja di ruangan itu, ruangan nya cuman muat satu orang aja, itu keren sih menurut gua.

Bagi gua yang gapernah kerja di gedung tingkat gua cukup kaget dengan hal - hal sepele kaya gitu. Tempat ngantor gua dulu itu kayak ada rumah ga dipake, trus dijadiin kantor, ala - ala startup gitu atau co-working space mungkin ya. Cuman tempat itu yang bikin gua bertumbuh, tempat yang penuh cerita dan kenangan di setiap sudutnya. Masih bisa buat ke kantor sana buat main, karena secara hak kayanya masih punya perusahaan tempat gua bekerja deh.

Di tempat lama itu enaknya kalo mau go food ga perlu antri naik turun lift cuman buat ambil doang, kalo misal mau mencari udara segar (ngrokok) juga ga perlu naik turun lift, tinggal keluar di bawah pohon, atau bahkan di halaman yang outdoor juga asik.

Btw, foto yang disebelah kiri itu ruang relax. Ruang yang dipakai untuk main PS nantinya (ps nya masih mau di ganti ps 5 katanya). Di sekat sebelahnya ada tempat buat tidur, kalo lagi ngerasa pusing sama kerjaan, atau buat tidur 10 - 15 menit tapi deep sleep itu oke sih.

Sebagai pekerja IT, yang kerjaan nya di depan laptop terus juga perlu tempat untuk mengistirahatkan mata sejenak, ini salah satu ruangan nya. 

Bisa ngelihat pemandangan kota jakarta, yang isinya padat penduduk dan kemacetan di jalan kota. Akhir - akhir ini juga lagi sering macet, gara - gara ada truk mogok atau nabrak di jalur busway. Lumayan menyiksa buat yang naik busway, untung gua naik motor tapi tetep macetnya masih bisa dinikmati, berusaha dinikmati lebih tepatnya.





Dari ruang relax, juga bisa liat laut sebenernya, kayak foto di sebelah ini yang udah gua zoom. Ambil foto nya gua zoom maksudnya hahaha.

Pemandangan yang gaakan bisa di dapet kalo di tempat kerja yang lama.

Emang bener sih kata orang, ketika kita mendapatkan hal baru akan ada hal lama yang hilang. Seperti pindah kantor baru, tempatnya harus naik lift, tidak segampang kantor lama, tapi dapat pemandangan laut (kalo lagi ga mendung dan ga polusi bgt).











Semuanya ada harga yang harus di bayar, apapun yang dilakukan, sama seperti nulis ini harga yang harus di bayar adalah harus di sempetin sepulang kerja walau sampe malam, tapi semoga nanti akan ada yang di dapat, walau sekarang sudah mendapatkan kebahagiaan dengan menulis postingan blog yang akhirnya tidak lagi berdebu ini.











0
Share

Perkuliahan biasanya menjadi masa penentu bagi beberapa orang untuk menuju kesuksesan, salah satunya dengan mengikuti organisasi. Sebelum masuk ke dalam organisaasi biasanya ada beberapa tahap, dan salah satunya adalah wawancara. Saya ingin sharing pertanyaan yang ditanyakan ketika wawancara organisasi kampus.

 

Mari kita mulai Interview nya, dari pertanyaan pertama.

 

1. Coba ceritakan atau perkenalkan diri kamu

Pertanyaan pertama biasanya membuat mahasiswa menjadi bingung saat harus menjawab pertanyaan ini, karena tidak paham apa yang harusnya diceritakan dan diperkenalkan. 


Photo by Dylan Gillis on Unsplash

 

Tips dari saya:

Cobalah jawab pertanyaan ini dengan menjelaskan siapa diri kamu mulai dari nama, jurusan, dan alasan kamu daftar ke organisasi itu. 

Misalnya, perkenalkan nama saya adalah mister, saya dari jurusan komunikasi, saya tertarik bergabung ke organisasi ini karena saya ingin mengembangkan ilmu komunikasi saya agar saya lebih terbiasa berbicara dengan orang. Saya memiliki pengalaman sebagai MC di salah satu acara saat SMA.


Hindari menjawab pertanyaan ini dengan menyebutkan informasi yang kurang penting seperti tanggal lahir, jumlah saudara, dan hal sejenis lainnya. Walau mungkin nanti juga akan ditanyakan, tapi cobalah untuk membuat first impression yang baik.


2. Apa saja kelebihan dan kekurangan kamu?

Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengerti kelebihan apa yang kamu miliki dan dari kelebihan kamu bisa untuk membantu pekerjaan organisasi, selain itu kekurangan juga untuk mengerti apakah kekurangan yang kamu miliki bisa ditolerir sama organisasi atau tidak.


Tips menjawab pertanyaan ini adalah dengan menjawab pertanyaan ini apa adanya, kemudian ketika menjawab bagian kekurangan, berikan cara kamu untuk megatasi kekurangan kamu. Misalnya, saya orangnya suka lupa dengan jadwal kegiatan saya, makanya saya mencoba untuk menulis kegiatan saya di google calendar. Kemudian untuk menjawab pertanyaan kelebihan cobalah untuk menunjukkan kelebihan tapi tetap stay humble.


3. Dari skala 100%, organisasi ini kamu kasih berapa persen?

Pertanyaan ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar effort kamu ketika nantinya di organisasi ini. Selain itu juga untuk mengerti skala prioritas kamu kepada organisasi, apalagi ketika kamu juga mengikuti organisasi lain nya.

Tips dari saya untuk menjawab pertanyaan ini mirip dengan pertanyaan sebelumnya, jawablah dengan jujur kemudian juga realistis. Maksudnya realistis adalah, jangan memberikan prioritas yang lebih besar ke organisasi daripada perkuliahan. Kemudian jika kamu ikut organisasi yang lain nya, berikan persentase prioritas yang sama antar organisasi. Tapi jika kamu pribadi merasa ingin memberikan effort yang lebih besar di organisasi tersebut juga tidak masalah.


4. Jika rapat organisasi bentrok dengan rapat dari organisasi lain atau kegiatan lain, bagaimana cara kamu mengatasi hal tersebut?


 Photo by Maxime on Unsplash

Saya akan mencoba memberikan langsung cara saya menjawab pertanyaan ini. Jika jadwal rapat bentrok saya akan mencoba untuk menghadiri keduanya secara bergantian, tentu saja akan saya prioritaskan yang lebih membutuhkan saya atau dalam artian saya sedang memiliki jabatan atau tanggung jawab yang lebih. 

 

5. Apa untungnya organisasi jika menerima kamu disini?

Kamu ingin masuk sebuah organisasi demi keuntungan kamu, lalu keuntungan apa yang akan kamu beri kepada organisasi? kamu harus bisa menjawab pertanyaan itu.

Tips untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan cara menunjukkan kontribusi apa yang bisa kamu beri jika nantinya kamu diterima di organisasi tersebut. Bisa juga kamu menjawab dengan kelebihan kamu, kamu berusaha untuk melakukan suatu hal.


Cukup segitu saja yang bisa saya sharing, untuk tips and trick lain nya bisa kalian baca di bagian Self Improvement. Jika anda merasa terbantu dengan tulisan saya, bisa bantu sharing ke teman atau socmed kalian. Kalian juga bisa menghubungi saya via socmed bunderontheway jika ada yang ingin ditanyakan.


Semoga Membantu!

0
Share
Baru sadar sebenernya kalo masih punya blog yang dah lama gadiurus, banyak hal yang ga di update, khususnya selama tahun 2023 kayanya ga ada post sama sekali. cuman mari kita mulai aktifkan blog ini lagi, walau yah semoga eksekusi nya sesuai yang diharapkan yaa. Jadi kegiatan sekarang kurang lebih cuman kantor ke kontrakan, ada hal yang baru sebenernya dari 2022 sih sebenernya. Yaitu, akhirnya gua menemukan orang yang mungkin selama ini gua cari. Jujur gua sangat bangga sama dia, gua sayang sama dia, dan dia memotivasi banyak hal dalam kehidupan gua. Salah satu halnya adalah gua mencoba untuk mulai berdagang, walau ini dimulai di awal tahun 2023, dan di awal tahun ini dagangan gua alhamdulillah masih tetep ada, masih tetep lanjut dan tetap untung.


Memang untungnya ga seberapa, cuman yah lumayan untuk nambahin biaya kehidupan gua, jadi awalnya gua jualan donat di kantor. Jajanan donat ini gua temukan ketika masih pdkt sama cewe gua, dia ngasih rekomen donat yang enak banget, soft adonan nya, harganya juga murah. Kita dulu sering beli donat itu ketika masih sering jalan pagi sehabis subuh, walau sekarang bangun pagi juga udah alhamdulillah. Trus bermuncullah keisengan gua untuk memulai jualan donat di kantor. Awalnya emang ga laris, yah kayanya dari yang gua bawa masih sisa setengahnya. 

Penampakan dagangan gorengan berserta QRIS nya 



Karena merasa masih bisa jualan, akhirnya gua coba ganti product ke gorengan, yang dimana ini juga gua temuin ketika jalan pagi ketika pdkt. Jadi jujur ketika gua sama cewe gua banyak hal - hal baik yang terjadi di kehidupan gua, salah satunya ya ketemu vendor gorengan ini. Gua cobalah bawa gorengan (risoles mayo) yang akhirnya itu adalah pertama kali dagangan gua sold out. Ga berhenti disitu, gua pun mencoba untuk menambah variasi di jualan gorengan gua. Di tambah donat, ada nasi kuning, ada pisang coklat. 

Dimana setiap pagi gua harus mengambil itu dulu ke masing - masing vendor sebelum gua berangkat jemput cewe gua, anterin dia ke kantor dan lalu gua menuju ke kantor. Gua cukup senang menjalani dagangan gua, dan kadang ketika gua mager untuk jualan (karena memang capek) ada orang kantor yang nanyain kok ga jualan. Bahkan ada yang merasa kalo dia udah terbiasa sarapan gorengan yang gua jual, dan bingung mau sarapan apa ketika gua ga jual. Jujur awalnya niat nyari untung aja, tapi ternyata ketika ada yang bilang kayak gitu, ada juga yang bilang kalo merasa terbantu dengan adanya dagangan gua jadi dia ga bingung lagi untuk cari sarapan karena ga perlu keluar kantor untuk cari sarapan. Gua merasa selain untung ternyata ada impact secara tidak langsung yang gua berikan kepada orang kantor gua. 

Buat teman - teman kantor gua yang selalu support gua dengan beli dagangan gua terima kasih banyak, dan buat cewe gua terima kasih udah membuat gua menjadi lebih semangat dalem nyari duit, dan terima kasih kepada takdir Allah yang menemukan gua dengan cewe gua yang sekarang, I Love Her so much. Semoga dagangan gua bisa memberikan banyak manfaat, dan semoga apapun yang gua lakukan kedepan nya nanti bisa membawa dampak setidaknya buat orang sekitar gua. Yhaa cukup sekian bacotan gua hari ini, dilanjut lagi lain waktu, terima kasih yang sudah mau membaca.
1
Share
Halo lagi, dengan gw disini, ada yang bisa dibantu?

Menurut gw melakukan hal yang membuat lu bahagia itu penting sih, walau mungkin hal tersebut terlihat sepele di mata orang lain, karena kebahagiaan lu itu tidak ditentukan oleh sepele atau tidak nya oleh orang lain. Bahkan kalo ada hal - hal kecil yang bisa membuat lu bahagia ya lakuin aja, selagi tidak merugikan orang lain tentunya. Sama seperti yang sedang gw lakuin sih, gw lagi seneng banget sama game mobile legends wkwk. Terdengar sepele mungkin, cuman gw seneng dan gw merasa ada sense of achievements yang bisa gw banggain, setidaknya gw bangga ketika bisa masuk 10 besar rank local dengan suatu hero. Sangat childish sih wkwk, cuman yah gw bodo amat, gw happy ngelakuin nya, gw bangga ngelakuin nya, toh kalopun gw bisa rank 1 local (mudah - mudahan) aamiin, yaa gw bangga sama diri gw sendiri gitu karena bisa ngalahin orang lain yang pake hero yang sama.

Photo by Joe Caione on Unsplash

Kalo misalnya ada yang bilang kayak "yah itu kan cuman game doang, ngapain sih seserius itu" yah jawaban gw justru karena itu game lu harus serius, gimana lu bisa serius di kehidupan nyata kalo game aja ga serius wkwk, ini aneh sih sebenernya pendapatnya cuman yaudahlah ya, intinya kalo ada yang ngomentarin hal - hal kecil yang membuat lu bahagia biarin aja. Mungkin mereka engga bisa menemukan kebahagiaan atau mungkin kebahagiaan mereka sulit di dapat makanya mereka tidak merasakan bahagia dari hal kecil. Merasa bahagia atas hal - hal kecil yang terjadi di hidup juga penting, biar kita tau rasanya bersyukur sama apa yang sedang kita miliki sekarang.

Gw bahagia sama pekerjaan gw, walau emang kadang cape dan kesel. Tapi rasa cape dan keselnya itu ngebuat bahagia, dan ini juga penting sih menurut gw karena ada juga orang yang udah cape dan kesel tapi engga bahagia sama apa yang dilakuin, jadi isinya cuman sambat aja tanpa ada rasa bersyukurnya, yang dimana menurut gw ga salah juga untuk lakuin itu, cuman gw gamau nerapin itu dihidup gw. Ini juga prinsip yang coba gw bangun sih, kayak orang lain berhak melakukan apapun yang mereka inginkan, dan menurut gw juga ga salah, cuman yah kalo gw ga setuju sama pendapatnya yang penting gw ga nerapin di hidup gw, mungkin istilahnya agree untuk disagree cuman gataulah ya.

Gw juga gatau ini ngomong apa sebenernya, gw cuman mau bilang kalo bahagia karena hal kecil yang mungkin menurut orang lain itu bukan tempat bahagia mereka it's totally okay. Semoga dengan kalian menerima kebahagiaan kecil dan mensyukuri itu, kebahagiaan kalian akan ditambahi dari hal yang tidak terduga, aamiin. stay safe semuanya, covid lagi naik.
0
Share

Hai lagi, wkwkwk.

Suka bingung sebenernya mau dibuka pake apa, cuman karena memang ini tulisan sebagai stress relief jadi yaudahlah ya, keknya pake "hai" aja juga udah cukup. Sama seperti judulnya sih sebenernya, pokoknya jalanin dulu. Soalnya yah kalo ga jalanin dulu artinya kita cuman diem di tempat doang ga sih? yah walau ketika dijalanin banyak keluh kesahnya, banyak overthinking nya, banyak tersakitinya, bahkan sampai banyak nangisnya. Oiya ini yang gw omongin konteksnya umum dan bisa kemana - mana, bisa ke pekerjaan, bisa ke relationship atau ke apapun yang lagi lu jalanin.

Konsep jalanin dulu itu berlaku ketika lu tau apa yang lu mau, tapi ditengah jalan nya ngerasa berat atau ngerasa ga mampu, bukan ketika engga tau arahnya mau kemana tapi jalanin dulu, ini menurut gw yaa. Gw pun sadar ketika harus menjalani pilihan yang gw pilih, kayak kerjaan misalnya. Gw tau untuk menuju ke yang gw mau, gw harus lewatin jalan ini, dan enak ataupun gaenaknya yah jalanin dulu, karena ketika gw keluar dari jalan nya, belum tentu gw nemu jalan yang lain atau malah bisa aja gw ga nemu jalan atau worst casenya (naudzubillah) gw gabisa jalan lagi.

Photo by Karsten Würth on Unsplash

Hal penting yang menurut gw untuk bisa dikonsep jalanin dulu juga ya jangan ngebandingin diri sendiri sama orang lain karena ya menurut gw engga fair aja, ketika lu jalanin dulu dengan apa yang lagi lu hadepin tapi lu bandingin kehidupan lu dengan orang lain yang kemungkinan engga "jalanin dulu". Keep it slow aja, toh yah nanti apapun yang lu inginkan juga bisa tercapai. Percaya aja sama hal baik yang akan lu dapetin nantinya.

Blog ini juga sebenernya niat awalnya untuk melatih tulisan gw disini, atau membuat dokumentasi tentang beberapa kehidupan gw yang mungkin suatu saat nanti gw baca ketika gw udah tua dan bingung mau ngapain kayanya waktu kosong gw akan gw habiskan untuk membaca ulang blog gw ini. Mungkin ngebacanya agak radak jijik kali yaa, walau gw harap diri gw nanti ketika baca tulisan ini bersyukur karena gw pernah nulis sesuatu disini. Gw juga pernah diselamatkan oleh tulisan gw sendiri yang gw tulis waktu kuliah di tumblr. Rasanya ada perasaan "wah gw. dulu pernah nulis kek gini, cuman kenapa sekarang gw kayak gini ya" yang mana pada saat itu kualitas hidup gw sedang turun dan engga kayak waktu itu. 

Ada waktunya blog ini juga jadi tempat pelarian gw ketika gw ingin meluapkan sesuatu daripada gw luapkan di twitter dan malah jadi "sampah", jadi yah yang mau tau tentang gw biar ada effort untuk klick blog gw dan baca satu - satu, dimana sebenernya proses tersebut sangat ga efisien untuk orang yang ga tertarik sama tulisan gw. Gw juga sangat menghargai buat yang baca tulisan gw sih, walau emang isinya ga jelas, yang jelas terima kasih banyak. Intinya jalanin dulu sih, karena lu punya hal yang mau lu tuju, dan seberat apapun yang sedang lu hadepin, gw percaya kalo lu pasti bisa hadepin semua ini. 

1
Share

Nulis judulnya kemarin malem, cuman gatau kenapa rasanya males untuk nulis, dan sekarang sebenernya masih males dan belum tau mau nulis apa. Cuman akan aku lakukan demi sebuah konsistensi HAHAHA, padahal dua hari kemarin ga nulis.

Oiya, kemarin alasan dua hari ga nulis sebenernya karena lagi muay thai, maksudnya habis muay thai untuk pertama kalinya dan badan pada pegel semua. Pegelnya bener - bener seluruh badan sih, mulai dari kepala, pundak, lutut, kaki, lutut, kaki wkwkwk, mampus bacanya pake nada ga tuh. Tapi engga kerasa juga sih ini udah bulan july, udah tujuh bulan sejak awal tahun. Cepet banget ya tiba - tiba udah July aja, dan engga kerasa juga gw udah setahunan lebih kerja di Jakarta. 

Photo by Sean Benesh on Unsplash

Sebenernya gw juga lagi stuck dikerjaan gw yang sekarang, karena kerjaan nya kind of riset gitu, dan riset nya juga lagi stuck dan gw gatau harus gimana biar yang gua kerjain itu bisa bekerja dengan baik dan lancar, kayak lu lagi pdkt tapi lu gatau sebenernya yang dia mau kayak gimana, yang dia mau sebenernya apa dan lu clueless aja gitu, nah kek gitu sih yang gua rasain sekarang dikejaan yah dikerjaan.

Gw juga lagi ga deket sama siapa - siapa di konteks romansa, lagi pingin sebenernya untuk in relationship but ya engga mau terlalu yang gimana - gimana juga. Biarin aja ntar ketemu sendiri kan, yang penting sekarang udah july, dan masih ada kurang lebih 5 bulan lagi sebelum tahun baru 2023. Gw masih. gatau apa yang harus gw lakukan, karena memang di tahun ini planning gw cuman harus bisa move on, dan gaada target achievement lain nya. Dan karena gw udah move on sebelum akhir tahun, jadi gw kayak bingung mau ngapain lagi, mungkin kayanya gw harus ngecek wishlist atau target gw di tahun sebelumnya kali yak, biar ga kosong - kosong amat.

Photo by WeLoveBarcelona.de on Unsplash

Kemarin malem minggu juga kan, trus gw ada tempat kopi pinggir jalan yang mau gw datengin cuman sebelum kesitu gw mau ke mall dulu untuk ke gramedia. Di sana gw beli sebuah buku, pulpen, sama sticky notes gitu. Karena screen guard hp gw pecah, gw akhirnya juga sekalian ganti screen guard disana, bisa custom gitu, baru tau gw wkwk, norak yak emang. Gw otw ke mall nya itu setengah 9an malem dong, jadi pokoknya ketika gw habis liat dan beli buku di gramed, gw langsung ganti screen guard kan. Ketika masnya udah kelar masangin screen guard, itu toko sebelah udah ditutup kan, karena udah jam 10an, cuman ketika gw keluar dari toko nya dan gw cek face id gw kok gak ke detect, trus gw buka kamera depan gw ternyata blur dong. Akhirnya gw balik ke tokonya dan bilang ke masnya, akhirnya dilepas dan dibuatin ulang, jadi gw keluar mall itu setengah 11 an, dengan kondisi sudah pada gelap dan ditutup, gw balik bareng karyawan lain yang udah kelar nutup tokonya hahaha.

Well kayanya segini aja tulisan gw kali ini, mau lanjutin beresin kamar dulu, dadah guys..

0
Share

Halo semua, mencoba lagi untuk menulis rutin di blog ini. Kalimat yang sering gua bilang tapi memang ga jarang juga berhenti ditengah jalan ketika bilang gitu, ya itulah gua, begini emang orangnya. Perlahan namun pasti kayanya hal itu juga akan jadi lebih baik. At least itu yang gua percaya.

Gua mau cerita soal membuat zona nyaman, yup sama seperti judulnya. Jadi gua pindah kos, alasan nya sebenernya karena..... rahasia ah hahahaha, ntar yak gua ceritain di postingan lain. Gua pindah kos dengan fasilitas yang jauh beda banget sama kosan gua sebelumnya, jaraknya juga lebih jauh dan ukuran nya juga ga sebesar kemarin, isinya cuman ada kasur sama lemari doang, udah. Beda kayak sebelumnya yang ada meja, ada rak nya juga, lemarinya yang kos sebelumnya ada dua pintu dan itu besar, sedangkan yang sekarang cuman satu pintu. Selain itu kos gua yang sekarang kamar mandi nya di luar, sudah engga di dalem lagi.

Pertama kali pindah kos, kamarnya sangat jauh dari kata nyaman, belum lagi ditambah barang gua yang masih berantakan dan belum gua tata rapi, akhirnya gua mencoba untuk merapikan kamar kosan gua. Bahkan di sebulan pertama gua gapernah tidur di atas kasur, karena buat naruh barang. Jadi gua kalo tidur di lantai dan tidak beralaskan apapun, paling cuman pakai bantal satu. Sampai akhirnya gua sakit gegara tidur di lantai, walau cuman masuk angin tapi kenanya kemana - mana, mulai dari flu, lambung, pusing, bahkan sampai demam juga gua kemarin. 

Sehabis gua sakit dan priksa ke dokter, gua langsung merapikan kasur gua atau lebih tepatnya mindahin barang yang ada di kasur gua ke tempat lain, jadi kasur gua rapi, dan tempat lain nya berantakan. Karena gua sakit di weekdays jadi gua ijin untuk wfh aja, since kantor gua juga udah mulai 100% wfo. Eh gua udah pernah cerita belum ya kalo gua udah kerja disini haha, ntar deh gua coba cek dan kalo belum gua coba ceritain disini. Ketika gua wfh, gua ngerasa sangat tidak produktif dan juga engga nyaman untuk kerja di lantai karena gua gaada meja. Gua kerja dengan duduk sila, trus laptopnya gua pangku di paha gitu.

Jujur selama kerja wfh dengan modelan kayak gitu, gua sama sekali engga produktif dan engga bisa mikir, jatuhnya malah ngebikin gua makin stuck. Trus gua mikir gimana ya caranya biar bisa gua bisa lebih produktif lagi, dan gua inget kalo di kosan gua yang lama itu kamar gua rapih banget dan enak untuk produktif gitu. Intinya kosan gua yang dulu lebih rapi dan nyaman untuk bekerja atau berpikir lah. Trus gua berinisiatif untuk ke kamar temen kos gua yang kamarnya lebih rapi dan minta tips untuk nata letak kamar.

Lalu malem itu juga kamar gua langsung gua tata dan rapihin sesuai saran dia, dan kamar gua jadi lebih ada space "kosong", yang sebelumnya berantakan dan rasanya sempit banget, kali ini rasanya lebih luas dan lebih bisa bernafas aja gitu. Selain itu gua juga liat di kamar temen gua itu ada meja yang ukuran nya kayanya cukup kalo dimasukin ke kamar gua yang sempit tapi masih keliatan luas. Akhirnya besoknya gua langsung beli meja dengan ukuran 80x40x75 yang langsung dikirim same day instant gitu pake tokopedia. Bisa kali tokped masuk hehe. Cuman ini meja nya meja kayu yang langsung jadi gitu, dan dikirim pake gosend, jadi meja ukuran segitu ditaliin di motor drivernya, makasih mas driver yang udah mau nganterin orderan gua karena udah ganti driver dua kali sebelumnya.

Ketika mejanya dateng gua langsung excited dong, dan mejanya langsung gua masukin kamar dan ternyata mejanya ukuran nya pas dan kamar gua juga ga keliatan lebih sempit, pokoknya suka banget sama mejanya. Habis itu penghuni kamar kos sebelah gua dia lagi jualan lampu meja gitu kan, punyanya ikea dan gua beli dengan nego, hehe. Karena dia beli dua, dan satunya gak kepake gitu, langsung gua transfer saat itu dan gua pasang di meja gua trus gua pasangin lampu. Lalu kemarin di tulisan pertama gua di tahun ini itu gua nulis di meja itu (masih belum pake lampu), but itu juga meningkatkan produktifitas gua sih somehow. Trus tulisan ini ditulis dengan meja yang sudah berlampu, dan gua seneng banget dan nyaman banget nulis kayak gini. So, tulisan ini intinya gua ingin pamer meja sebenernya HAHAHA, cuman gua bungkus dengan membuat tempat yang nyaman.


Karena isunya juga beneran sih ketika gua gaada meja, dan sudah ada meja yang ada lampunya keinginan gua untuk produktif lebih besar ketika udah ada meja yang berlampu. Ini beneran ngebantu gua banget sih, jadi kalo kalian ngerasa lagi ga semangat atau ga produktif kalian bisa cobain yang gua share disini dengan menata ruangan kamar atau tempat kerja kalian lagi agar ya bisa lebih nyaman dan lebih produktif lagi. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat yaa, makasih yang udah baca sampai habis.


0
Share
Hello, yup sama seperti judulnya. Hello, again. 

Gua tau gaada yang nunggu tulisan gua juga di blog ini, hahaha. Kayanya kalopun memang ada yang nunggu tulisan gua disini yah cuman diri gua sendiri sih yang katanya selalu ingin jadi penulis tapi masih belum juga mencoba untuk mewujudkan impian nya sejak kecil. Tapi ya, gua dari dulu memang selalu ingin jadi penulis, bahkan sampai sekarang pun impian itu tidak pernah mati. Walau memang gua sering engga nulis, sering banger bahkan haha.

Photo by Luca Nicoletti on Unsplash


Bahkan jarak tulisan ini sama tulisan gua yang terakhir kali aja juga udah lama kan. Ditulisan gua terakhir gua bilang kalo tulisan gua tidak hanya semoga, tapi nyatanya gua malah ga nulis lagi. Walau memang kalimat barusan terpatahkan karena gua udah mulai nulis lagi. Jarak yang sangat lama, bahkan di tulisan gua terakhir bilang kalo gua mulai bikin podcast baru lagi. Cuman memang ada suatu hal yang buat gua butuh waktu yang sangat lama untuk bisa kembali ke titik ini lagi. Hal itu sesimpel patah hati, mungkin engga juga patah hati karena gua yang memutuskan untuk pergi. Well, mungkin bisa dibilang kayak gitu aja biar simple kali ya hahaha.


Walau agak aneh juga rasanya berhenti karena patah hati, but well itu yang memang gua alamin sih. Ini memang agak campur - campur ya, but ya itulah gua sih kayanya. Tulisan nya selalu kecampur, pikiran nya bisa kemana - mana ketika ngobrol atau bahkan ketika nulis kayak gini. Ngobrolin soal patah hati, gua mencoba untuk move on dan gua berani bilang kalo gua udah move on. Gua udah mulai bisa menjalankan kehidupan gua kayak biasanya, dan gua udah menemukan sebagian dari diri gua yang hilang. kayanya ntar gua buat postingan khusus kali ya soal move on. 

Di postingan kali ini gua cuman ingin nulis kalo gua udah mulai kembali kesini, perlahan gua akan melakukan hal yang mungkin belum sempet gua lakukan sebelumnya. So ya, stay tune khususnya buat diri gua sendiri. 
0
Share
TODAY IS MY BIRTHDAY!!! HEHEHE

Menyenangkan sekali rasanya di hari ulang tahun ini, dan rasanya yah se excited itu sih. Mencoba untuk restart beberapa hal. Mulai dari membuat plan list kedepan nya, membuat hal - hal yang harus dirubah dari diri sendiri agar bisa lebih baik, membuat ulang karya - karya yang terpendam juga. Intinya hari ini adalah hari dimana aku dilahirkan dan aku bersyukur bisa dilahirkan. Lahir di hari jumat pada tahun aku lahir wkwk, biar tidak keliatan tua. 

Selalu excited untuk merestart dan memulai hal - hal yang baru, dan aku semakin penasaran dengan apa yang akan aku alamin di depan sana, dan tentu saja aku juga ingin bermanfaat terhadap orang - orang sekitarku. Semoga apa yang di cita - cita kan bisa terwujud, aamin aamiin. Banyak mimpi yang ingin dikejar dan diwujudkan, memang masih berproses, dan prosesku memang tidak secepat kebanyakan orang dan aku menghargai setiap proses yang aku lewati, berusaha untuk menerima baik buruknya diri ini, aseeek wkwkwk.

Oiya, aku juga mulai buat podcast lagi, eh dah bingung mau cerita apa saking senengnya hari ini wkwk. Keknya ini adalah pertama kali aku se sxcited itu untuk hari ulang tahun, dan berharap semoga mimpi - mimpi nya bisa terwujud yah walau tertatih - tatih, cuman tidak apa lah ya. 

Kan bingung mau nulis apa lagi wkwk, semoga ini tidak hanya formalitas saja, semoga bisa terus konsisten dan disiplin, karena ini yang aku inginkan karena ini yang aku harapkan. Yup, masih pendek tulisan nya, tapi semoga konsisten dan semoga tidak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan lagi, semoga beneran bisa lebih baik di tahun ini dan tahun selanjutnya, bismillah.......
0
Share

yup, okay akhirnya aku ada waktu gabut untuk lanjut nulis di blog ini lagi hahaha. Somehow karena gabut dan kesepian juga akhirnya bingung kan mau ngapain, jadi yaudah lah kita nulis lagi. Sebenernya bukan gabut yang gaada kerjaan sih, tapi lagi bosen aja sama yang dikerjain yaitu ngoding. Beberapa hari kebelakang padet euy wkwk. Masih padet sih sebenernya sekarang, cuman lagi bosen aja. 


Mungkin ditulisan kali ini akan sedikit oversharing, mungkin yaa... 

Karena yah lagi banyak hal - hal yang dipikirin juga sih, well yaa so here the story.


Atau mungkin hal yang aku pikirin. Kemarin sebenernya sempet ngedrop sih badan agak gaenak gitu, jadi kek habis kelar kerja langsung tidur, trus kemarin atau kapan gitu ya, pokoknya yang dari aku terakhir nulis itu satu hari langsung tidur satu harinya aku ketemu sama temen. Dia cerita soal hubungan nya sama cewenya, maksudnya mantan nya yang terakhir.

Somehow point nya bukan di cerita temenku, tapi apa yang bisa aku pelajari. Nah yang bisa aku pelajari dia udahan karena katanya mantan nya waktu itu gapernah marah, jadi dia ngerasa sudah bosen dihubungan dan makanya memutuskan untuk udahan, walau kata dia cewenya yang ngudahin. Gatau lah ribet wkwk, pokoknya gitu, intinya pisah karena sudah gaada 'feel'. Walau dia cerita kalo ngerasa bersalah, cuman yah mau gimana, dia juga udah dua kali kan lost contact. Meninggalkan bukan karena ada orang lain, tapi karena diri sendiri. Itu point nya sih, walau agak beda konteks sama apa yang pernah aku alamin.



Semakin kesini kayak ngerasa kesepian, atau mungkin kayak kangen aja sih sama masa - masa punya seseorang untuk diajak ngobrol, ceritain hari ini kaya gimana, ada kejadian apa hari ini, dll nya. Anjirlah malah curhat aing, bodo amat lah ya wkwk, toh paling gaada yang baca juga, but here we go. Ngerasa kalo sepertinya aku butuh gitu orang yang bisa diajak ngobrol setiap hari, ga setiap hari sih kayanya karena moodku berubah - ubah. Kadang ada masanya beneran ingin sendiri banget tanpa diganggu sih, jadi kayanya ga setiap hari, tapi gatau sih wkwk. Intinya ingin ada gitu seseorang yang spesial yang bisa diajak ngobrol (walau ga tiap hari) dan selain teman dan keluarga tentunya yaa.


Tapi, yah aku engga memaksa dan ingin kondisi itu segera ada, kayak yaudah dijalanin aja dulu kehidupan yang sekarang. Fokus sama diri sendiri, fokus mengembalikan kepercayaan diri yang hilang entah kemana. Tau dah, suka ngilang, mana susah lagi dicarinya. Berusaha membangun kepercayaan diri lagi, salah satu caranya dengan nge unprivate akun socmed, gatau kenapa ya kalo ngerasa insecure suka ingin private akun, walau sebenernya ga update apa - apa juga. Cuman mulai membangun kepercayaan diri dengan memberanikan cerita lagi, memberanikan berbicara lagi, memberanikan untuk sharing lagi, yup masih progres, pelan - pelan namun pasti.


Waduh, bener - bener kebanyakan loh ini wkwk. cuman yaudahlah, daripada hanya di kepala saja, dan diomongin ke diri sendiri, walau sebenernya nulis disini juga ngomong ke diri sendiri. Ke diri sendiri di masa depan nanti, jika melihat ini dan membaca tulisan ini, ingatlah bahwa kamu pernah diposisi ini. Kalo kamu sudah memiliki kepercayaan diri lagi, jangan sampai kelewatan, ingat dan selalu ingat kalo kamu pernah ada di posisi ini. Gunakan lah kepercayaan dirimu untuk membantu orang lain, bukan untuk menyakiti orang lain. Kalo kata uncle ben di spiderman "with great power comes great responsibilities". Yup, that's why aku suka sama film superhero, perjuangan mereka demi orang lain, demi menolong orang lain, padahal diri mereka punya masalah nya sendiri gitu. Tapi kembali lagi, kekuatan yang besar itu cuman titipan, dan jangan salah gunakan itu, jangan gunakan untuk menindas dan menyakiti orang lain. Kalo aku nanti di depan sana lupa dan kelewatan, ingatkan aku untuk ngecek postingan yang berjudul gabut yang aku tulis dua hari sebelum ultah ku yang ke 23 hehe.


OIYA, habis ini aku ultah wkwkwkwk. Gatau kenapa yaa, ultah tahun ini di dua puluh tiga tahun ini (habis ini) kayak lebih excited gitu daripada sebelumnya. Aku ngerasa setelah umur 23 nanti, akan lebih banyak rintangan sih ke depan nya, mungkin aku engga sabar sama masalah apa yang harus aku hadapi, aku akan ditempa seperti apa lagi, cobaan apa lagi yang harus aku lewati. Menemukan masalah dan menemukan solusi itu ada kenikmatan sendiri sih, perasaan bangga, sama seperti ketika ngoding, rasanya selalu ingin menyerah ketika ada masalah, tapi ketika masalah itu teratasi rasanya ingin coba lagi dan menyenangkan aja. 


Menurutku hal yang membuat hidup itu menarik dan menyenangkan adalah kita tidak pernah tau hari esok sih, dan kita tidak boleh berhenti berharap. Kalo kata orang sih "jangan banyak berharap, nanti sakit", kalo menurutku berharap lah yang banyak tapi jangan berharap ke manusia, berharap kepada Sang Pencipta, lalu kalo misal Sang Pencipta belum mengabulkan harapan kita, yang bisa kita lakukan sebagai manusia biasa adalah ya berbaik sangka kepada Sang Pencipta, jangan mengeluh, dan tetap dinikmati aja. Percaya bahwa apa yang Dia takdirkan, apa yang Dia berikan merupakan hal yang terbaik bagi kita, walau bagi kita hal tersebut tidaklah menyenangkan. Obrolan nya kemana - mana ya :((


HAHAHAHA, udah lama aku ga ngobrol kaya gini, I really miss who i am....

asli, ngetik kalimat diatas netesin air mata, cengeng banget yaa, tapi bener sih aku kangen sama diri aku sebenernya gitu. Akhir - akhir ini juga sering sedih gitu, tiba - tiba nangis (keluar air mata) dan akhirnya langsung sedih, kepikiran hal - hal yang seharusnya mungkin engga aku pikirin, keinget hal - hal yang seharusnya engga aku inget. Tapi walau begitu hal yang aku harapin adalah kepercayaan diriku dan diriku yang sebenernya segera kembali lagi....


Dulu, aku juga pernah kehilangan diri sendiri, aku mencari cara untuk menemukan nya lagi, tapi aku tau sekarang kalo cara yang aku pakai dulu itu salah, semoga kali ini aku bisa menemukan diri aku yang sebenernya di jalan yang benar, aku tidak mau kembali lagi ke jalan yang dulu aku pakai, karena kalo aku pakai jalan itu lagi, artinya aku tidak berubah menjadi lebih baik, aku hanya akan mengulangi kesalahan yang pernah aku lakuin.


Well yeah, ini sudah terlalu panjang. Kalo ada yang baca ini, mungkin kamu beneran gabut hahaha, sampai mau ngebaca tulisan yang tidak terlalu penting ini. Tapi, aku berharap tulisan ini ada manfaatnya walau cuman sekedar sharing dan curhatan yang ga penting. Btw aku lagi ikut lomba data visualisasi, semoga juara ya, aamiin aamiin. Semoga dengan juara bisa ngembaliin kepercayaan diriku, dan kalo pun ga juara, juga bisa ngembaliin kepercayaan diriku lagi, aamiin aamiin.


Oke, terima kasih buat yang sudah baca. 



Buat diriku yang nanti di masa depan dan baca tulisan ini lagi, kalo kamu nanti ada di titik ini lagi, kamu berada di titik terendah lagi, ingatlah aku yang di masa lalu akan selalu mendukungmu, aku tidak akan kecewa dengan keputusan yang kamu ambil, tetaplah bangga dengan dirimu sendiri, tanpa kamu sadari yang kamu lakukan adalah hal - hal yang istimewa dan tetaplah ingat, kamu bisa melakukan hal yang istimewa karena doa dari ibumu, doa dari teman - temanmu, doa dari orang - orang yang kamu temuin diperjalanan hidup kamu, entah tukang bakso, tukang gojek, tukang martabak, bahkan dari orang yang pernah hadir di kehidupanmu, dari orang - orang yang pernah kamu kecewakan. Kamu sampai bisa melakukan hal yang istimewa karena ada bantuan orang lain, dan bantuan orang lain itu merupakan media dari Sang Pencipta, jadi jangan jumawa yaa, tetaplah merendah dan biarkan orang yang tidak mengerti dirimu menganggap dirimu rendah. Percayalah bahwa kamu memiliki nilai diri kamu sendiri.


Tetap semangat yaaa!!! yuk bisa yuk, bismillah.


Again!! Again!! Again!!

(judulnya aku kasih hastag angka, kalo misalnya aku overshared lagi berarti judulnya akan sama dan berganti chapter, hehe)

1
Share

Kespian? hmm, mungkin.

Mulai hidup sendiri lagi, rantau lagi, di Jakarta yang jauh dari orang tua ngebuat ada perasaan sepi. Di kos sendiri, kalo sudah malem gak ada yang diajak ngobrol. Kamar sebelah ada orang sih, dua cowo yang sepertinya masih mahasiswa, cuman aku terlalu malu untuk berkomunikasi dan gatau juga sih mau ngomong apa, hahaha.

Kemarin, temanku sempet mampir ke kos, teman yang dulu sempat ngekos bareng ketika kuliah di Bandung. Dia main ke kos, dan pertanyaan yang dilontarkan adalah "kamu gak merasa kesepian disini sendiri?" 

Photo by Stefan Spassov on Unsplash

 

Awalnya aku merasa tidak akan kesepian, tapi gatau kenapa pertanyaan tersebut kepikir terus, sampai sekarang dan kayak "apa aku kesepian?", rasanya memang gaada yang diajak ngobrol sih, bukan rasanya lagi ini mah, memang gaada hahaha.

Biasanya sehabis kerja, kalo di rumah bisa godain adikku yang masih kelas 4 sd, atau adikku satunya yang sudah semester 5 sekarang, yah rasanya rame ketika di rumah. Ketika jauh dari rumah rasanya kangen sih sama rumah. Cuman ini yang namanya perjuangan sih, demi masa depan nanti, demi keluarga juga nantinya, mau gamau yah harus dihadapi, harus dilawan, toh aku juga percaya nantinya akan berimbas baik juga, walau tidak tahu kapan, tapi aku berharap semoga akan segera ketahap itu. Kemudian nantinya masa - masa sekarang akan menjadi kenangan perjuangan yang tak terlupakan, yah pada dasarnya kita hidup di masa muda untuk membuat kenangan di masa tua, biar ada yang diceritakan.

Blog ini, menjadi wadah misalnya nanti aku pikun (amit - amit) walau kayanya semakin tua pasti akan lebih mudah lupa, aku mungkin akan menghabiskan waktuku untuk membaca tulisanku lagi, membaca perjuanganku jaman dulu, dan menurutku ini salah satu hal positif dari meninggalkan jejak digital.

Meninggalkan tulisan di jaman dulu, ibaratnya artefak mungkin ya. Okay, about today hari ini WFH, dan seharian kerja di depan laptop, ngoding sambil duduk di kasur, laptop di atas bantal, aku pangku. Bahkan kayanya baru bener - bener selesai tadi jam 10 malem, walau di tengah - tengah itu aku sambil makan, mandi, bersih - bersih kamar, dll. tapi bener - bener selesai ngoding jam 10, eh jam 11 ding, trus keluar kamar sebentar, lihat pemandangan Kota Jakarta yang terlihat dan memikirkan pertanyaan "apa aku kesepian?"

But yeah, segini dulu aja lah ya sisanya lanjutin besok, sudah mepet juga ini waktunya, keburu ganti hari hehehehe :(

0
Share

yup, sesuai judulnya here we go again.

Semuanya akan dimulai lagi, awal agustus di tahun ini. Entahlah, tapi rasanya hari ini di tanggal satu agustus, hari minggu rasanya seperti ke "reset", kembali ke titik awal. Bulan kemarin memang berat buatku, banyak perasaan yang terpendam, banyak sedih yang tak terungkap, yang akhirnya keluar semuanya melalui tangisan di akhir bulan.

Sedih? iya, tentu saja sedih, tapi kehidupan harus tetap berlanjut, dan masih harus bersyukur dengan adanya hari ini. Bersykur dengan hal - hal yang masih aku milikin saat ini, bersyukur sedikit kompleks jika dijelaskan, dan tidak semudah mengucapkan kalimat "alhamdulillah" lalu hati langsung tenang. Bersyukur seperti irisan dari perasaan ikhlas dan sabar, ada kedua point itu, walau sepertinya ada point yang lain.


 Photo by KAL VISUALS on Unsplash

Pada dasarnya kita, atau aku khususnya tidak bisa membuat keputusan yang membahagiakan semua orang, harus ada yang dikorbankan, dan apapun keputusan itu, entah salah atau benar tapi aku rasa setiap keputusan yang kita ambil adalah keputusan yang tepat.

Keputusan yang tepat belum berarti benar, bisa saja salah, tapi tepat. Kenapa keputusan yang salah bisa menjadi tepat? Menurutku ketika keputusan yang salah membuat kita belajar akan banyak hal, dan jika kita sadar keputusan yang kita ambil salah, itu akan menjadi keputusan yang tepat karena kita pernah mengambil keputusan yang salah di depan nanti kita tidak akan mengambil keputusan yang salah lagi.

Memang tidak mudah sih, untuk menghindari keputusan yang salah dan membuat keputusan yang benar. Aku pribadi juga beberapa kali mengambil keputusan yang salah dan sama beberapa kali, karena aku masih merasa keputusan yang aku ambil merupakan keputusan yang benar. Awalnya sadar kalo itu keputusan salah, cuman ada pikiran lain "eh, kayanya bener deh"  kayanya aku ga salah, pemikiran itu yang kadang membuat aku mengambil keputusan yang salah untuk kesekian kalinya.

Tapi, walau salah mengambil keputusan hidup haruslah tetap berjalan, kita boleh sedih, boleh marah, boleh kesal, tapi jangan terlalu lama. Bukanya apa - apa, tapi masih ada kebahagiaan yang menunggu kita di depan sana, ambil lah kebahagiaan itu. Tetaplah berjalan walau sedih, walau ada yang mengganjal, dan percayalah keputusan yang kamu ambil akan menghasilkan suatu saat nanti. Bersyukurlah atas apapun keputusanmu, baik salah atau benar, jangan menyesalinya, karena larut dalam penyesalan tidaklah menyenangkan.


Mari mulai lagi, di bulan ini semoga kita semua bisa bahagia, bisa mendapatkan ketenangan yang seharusnya ktia dapatkan, bisa ketawa lagi, bisa senyum lagi. Banyak mimpi yang menunggu di depan sana dan jangan kecewakan dirimu sendiri untuk kesekian kalinya lagi, semangat!! :)

0
Share

Aku bingung awalnya, apa ya bedanya tags atau label my story dan diary. Trus aku mikir lagi kan, kayanya bedanya kalo diary itu apa yang terjadi hari ini deh, ntar kalo yang ingin cerita cuman ga sempet nulis di hari itu dimasukkin ke my  story aja.


Akhirnya begitulah, dan ini adalah hal yang aku rasakan setelah sekian lama. Mungkin beberapa minggu atau bulan kemarin aku terlalu keras sama diri sendiri, terlalu menghempas semua perasaan sedih, sampai akhirnya hari ini tadi aku bener - bener sedih, rasanya ingin nangis banget. Kayak banyak perasaan yang kayanya selama ini aku tahan, selama ini aku abaikan, sampai aku kayak kaget kalo aku sedih, kalo aku ingin nangis sekenceng - kencengnya.

Photo by Kristina Tripkovic on Unsplash


Laki - laki juga bisa nangis kok, dan nangis juga bukan tanda kalo kita lemah. Cuman masalahnya kalo di rumah agak takut untuk nangis, karena aku gamau ditanyain kenapa. Apalagi masih belum jam nya orang rumah tidur. Mungkin nanti setelah semua orang tidur aku akan mengeluarkan semua perasaan sedih ini sampai benar - benar merasa puas lalu harus segera bangkit. Padahal besok senin yaa, ada deadline juga yang harus aku selesaikan, tapi sepertinya untuk saat ini aku ingin fokus sama rasa sedihku dulu.


Aku tidak ingin mengabaikan rasa sedihku lagi seperti beberapa minggu atau beberapa bulan kemarin, aku beneran lupa kapan persisnya aku bener - bener nangis sedih...


But yah, it's okay. Kapan lagi aku bisa ngeluarin rasa ini, rasa sedih yang mungkin sudah lama aku abaikan. Baru sadar juga kalo mikir dan sedih perutku langsung kayak ditusuk, sebenernya sadarnya beberapa hari lalu sih, karena ada suatu hal yang memang belum sempet aku ceritain. Karena sakit dan baru inget juga kalo hari ini cuman makan satu kali, akhirnya aku makan kan, trus habis diisi malah rasanya ingin muntah :(((


Hah....

hahahaha, kayanya di postingan ini aku banyak cerita yaa, mungkin ini bisa aja overshared, cuman kayanya bodoamat sih hehe. Sebenernya aku suka di twitter untuk cerita tapi karena aku gaingin ganggu temenku, gaingin semuanya baca juga, makanya aku nulis disini sih. Walau aku juga ga berharap yang baca banyak untuk ini. Tapi aku hanya ingin punya tempat untuk melampiaskan cerita, melampiaskan sebuah keluh kesah.. yang akhirnya tada...


Awalnya blog ini gaada yang baca, trus aku kaget ada yang baca hahaha, aku gatau siapa kamu yang baca, cuman terima kasih sudah baca ini, terima kasih....

0
Share

Senyuman yang kembali lagi setelah beberapa hari hilang dan tidak pernah muncul sama sekali. Setelah bersih - bersih menemukan sebuah kotak yang berisi kenangan sewaktu kuliah. Melihat isi dari kotak tersebut membuat saya bernostalgia dan tersenyum melihat perjuangan saya semasa kuliah. Bahkan ada beberapa goals yang pernah saya tulis kemudian saya tempel di kamar. Melihat itu juga membuat saya tersenyum dan kagum jika saya dulu pernah seperti ini. Pernah seniat ini untuk mengejar apa yang saya inginkan.

Photo by Jo Szczepanska on Unsplash

 

Ada beberapa mimpi yang tidak masuk akal yang membuat saya tertawa. Sedikit kaget kenapa dulu saya bisa memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Saya juga tidak tahu dari mana datangnya kepercayaan diri itu. Walau merasa malu pernah membuat misi yang tidak mungkin, tapi disisi lain saya juga merasa bangga karena pernah memiliki kepercayaan diri sebesar itu.


Melihat deretan mimpi yang tertulis itu membuat saya tersenyum kembali. Melihat itu juga membuat saya mengingat banyak perjuangan saya yang telah saya lakukan di masa saya kuliah. Terkadang dengan melihat masa lalu, melihat apa yang kita perjuangkan akan membuat kita tersenyum, sama seperti apa  yang terjadi dengan saya. Menurut saya ketika kita bisa melihat masa lalu dengan senyuman, itu merupakan pertanda jika kita tidak menyesal dengan apa yang pernah kita perjuangkan di masa lalu.

0
Share

 Hai, udah lama ga nulis diary nih hahaha.

Padet sih kemarin, trus ketika malem udah free langsung ketiduran dan bangun pagi untuk lanjut aktivitas seperti biasa. Cuman kerja keras selama beberapa hari kebelakang terbayar hari ini. Jadi tadi habis selesai presentasi project yang sudah dikerjakan.

DEGDEGAN GILAAA SIH, PARAAH, ASLIII WKWKWKWK

Photo by Will Swann on Unsplash


Cuman seneng aja, pertanyaan dari panelis bisa terjawab, tadi juga ada beberapa "orang penting" yang tertarik dengan project yang diusulkan, yang menurut saya itu adalah hal yang membanggakan. Ga sia - sia kerja keras selama ini. Setelah selesai presentasi, ada wrap up bersama mentor yang membimbing tim saya selama kurang lebih satu bulan kemarin. 

Menyenangkan? Tentu saja, banyak pelajaran yang bisa diambil. Mungkin ini akan saya bahas di tags lain wkwkwk. Ini sersi curcol soalnya :(


Trus sehabis wrap up, malamnya saya ngopi sendirian di cafe yang lumayan sepi. Sambil dengerin lagu di spotify pake earphone. Mungkin beberapa pengunjung cafe menganggap saya aneh, karena ke cafe pake earphone, bawa notes, dan mencatat. Iya, saya mencatat di cafe, mencatat hal yang gabegitu penting, dan pikiran - pikiran random yang terlintas.

 

Membuat semacam miniplan untuk kedepan nya. Oiya judulnya excited. Jadi ketika presentasi dan selesai presentasi yang saya rasakan adalah excited dan bangga sama diri sendiri. Rasanya seperti saya pertama kali memenangkan lomba di dua tahun sebelumnya, pada tahun 2019. Cerita nya juga belum saya tulis wkwk :(


Sepertinya banyak hal yang belum saya ceritakan dan harus saya coba susun perlahan. Semoga bisa lah ya, hehee.


Semangat diriku sendiri!!! :*

0
Share

 Empat juni dua ribu dua puluh satu.

 

Namun ditulis dan dipost pada tanggal lima siang hehe.

Baru bangun, karena semalem sehabis meeting bersama teman kerja langsung tepar dan tidak ada tenaga untuk menulis. Bangun - bangun jam 10 pagi, siang sih hehe.

Akhir - akhir ini lagi ngerasa cape sih sama semuanya, dan yah lagi banyak pikiran juga jadi kayak lagi stress ya mungkin. Lalu, saya baru sadar kalo saya stress saya ingin makan enak, makan enak, dan makan enak yang membuat boros dan habis lumayan banyak uang. Saya tidak tau, apakah ini termasuk dalam eating disorder atau bukan, dan saya sendiri kurang paham apa itu eating disorder haha, ntar kita cari lah ya.

Photo by Jonathan Borba on Unsplash

Kemarin di tanggal  empat, saya pesan hamburger. Burger double meat dengan extra cheese, makanan yang penuh lemak, enak, dan menghabiskan uang banyak. Kalo beli makanan di rumah, harus membelikan semuanya satu rumah. Kemudian melihat orang rumah memakan makanan enak juga jadi hal yang berharga sendiri buat saya. Ketika ibu makan sambil tersenyum mendeskripsikan burger tersebut. Harga mahal untuk burger terbayarkan untuk senyuman itu :)


Namanya seorang ibu, selalu merasa jika anaknya sedang tidak baik - baik saja. Walau beliau tidak bertanya kenapa, tapi sikap beliau menunjukkan jika tau kalau anaknya sedang tidak baik - baik saja. Hal yang berharga memanglah keluarga, saya baru menyadari hal ini beberapa minggu kebelakang. Setelah hubungan saya berakhir dengan seseorang, perhatian dan rasa sayang yang saya biasa kasih ke seseorang rasanya hilang dan hampa. Karena saya masih sedang tidak ingin menjalin kisah romansa, karena masih takut untuk percaya, makanya saya memberi rasa perhatian dan sayang tersebut kepada keluarga saya. Memperhatikan keluarga, rasanya yah, entahlah, sulit dijelaskan, namun saya menulis ini sambil tersenyum :)


oiya habis ini saya ada meet lagi untuk latihan presentasi, karena minggu depan di hari rabu tim saya harus presentasi hasil kerja kami selama satu bulan ini. Jadi yah, nanti kegiatan hari ini akan saya post ntar yaaa, hehehehe.

0
Share
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Nice to Meet you

Nice to Meet you

Blog Archive

  • ▼  2026 (1)
    • ▼  Februari 2026 (1)
      • [24/100] Perjalanan yang Belum Selesai
  • ►  2024 (26)
    • ►  Desember 2024 (11)
    • ►  November 2024 (13)
    • ►  Januari 2024 (2)
  • ►  2022 (5)
    • ►  Juli 2022 (3)
    • ►  Juni 2022 (2)
  • ►  2021 (14)
    • ►  Agustus 2021 (4)
    • ►  Juni 2021 (7)
    • ►  Mei 2021 (1)
    • ►  April 2021 (2)
  • ►  2014 (6)
    • ►  Februari 2014 (5)
    • ►  Januari 2014 (1)
  • ►  2013 (5)
    • ►  Desember 2013 (2)
    • ►  November 2013 (3)

Popular Posts

  • [23/100] Perlukah Ada Meja Makan?
  • Cara Menulis materi Stand Up Comedy untuk Pemula
  • [16/100] Hari ini adalah usia termuda yang kamu miliki
  • [20/100] Mengakui Kesalahan
  • [22/100] Kenapa Masih Berusaha?

Page

  • About Me
  • Contact Me
  • Privacy Policy
Copyright © 2013 Bunder Ontheway

Created By ThemeXpose